Tradisi Muludan Keraton Kasepuhan Cirebon

berita Tak terasa kini sudah memasuki Bulan Maulud, sebagai tradisi yang terus dilakukan sampai saat ini adanya acara Muludan khususnya di Keraton Kasepuhan Cirebon.

tradisi budaya yang syarat dengan sejarah Islam ini terus dihelat sampai saat ini dengan begitu baik. Terlebih Kota Cirebon sebagai kota yang memiliki banyak peninggalan keraton.

Berikut adalah jadwal yang acara yang ada dibuan Mulud, dilansir dari laman Instagram Sultan Sepuh PRA. Arif Natadiningrat, SE

Visit Muludan Di alun alun keraton kasepuhan cirebon
23 okt sd 21 november 2018 07.00 ad 24.00 wib

Gebyar UMKM Usaha mikro kecil menengah
Ekonomi kerakyatan Kuliner
Fashion
Toys Games

Visit Museum pusaka keraton kasepuhan
Komplek keraton kasepuhan
Komplek dalem agung pakungwati
Mesjid agung sang cipt rasa

Agenda 15 nov 2018 07.30
siraman panjang 21 nov 2018 19.00
upacara panjang jimat

Nah itu dia agenda pada bulan Mulud jangan lewatkan acara pajang Jimat pada tanggal 21 November 2018. Agar keluarga anda nyaman untuk menjangkau seluruh acara tersebut pastikan Booking dari sekarang Hotel Zamrud Cirebon, Nyaman, Ditengah Kota Cirebon, cocok untuk keluarga anda.

APA KATA MEREKA TENTANG PENGALAMAN MENGGUNAKAN HOTEL ZAMRUD CIREBON

Hotel Zamrud Cirebon dalam perjalanannya terus melakukan perbaikan baik dari sisi pelayanan maupun perbaikan fasilitas. dalam rangka meingkatkan pelayanan prima kepada pelanggan Hotel Zamrud Cirebon terus memantau feed back dari pelanggan salah satunya melalui media sosial dan mesin pencarian google.

Pelayanan yang baik tentu akan meninggalkan kesan dan persepsi yang baik dari pelanggan. tentunya setelah mereka merasakan pelayanan dari Hotel Zamrud.

Berikut adalah kesan dan pesan dari para pelanggan Hotel Zamrud melalui Google Business yang coba di himpun oleh tim Digital Marketing Hotel Zamrud ;
 dari Rizky Rahma Amellia "nyaman adem, murah"

Peni Agustiani

1 minggu yang lalu
"Tempatnya bersih, nyaman lah. Lebih nyaman kalo hari selasa dan jum'at karna dihari itu hanya dikhususkan untuk perempuan. So, bagi para muslimah yang mau berenang di daerah Cirebon kolam renang di Hotel ini recomended 👌"

Vidia Musik Studio
2 minggu yang lalu
"Tempatnya cukup luas kamarnya banyak pilihan, cocok untuk tempat meeting, rapat diklat atau event penting lainnya."

galazhar w
3 minggu yang lalu
"Hotel and Hall in one place, this will be good for you who wants to held a wedding"

rata-rata dari pelanggan hotel Zamrud Cirebon merasakan kenyamanan dan banyaknya pilihan fasilitas di hotel Zamrud Cirebon, namun ada juga yang terkesan dengan kejujuran Staf Hotel Zamrud Cirebon seperti yang disampaikan oleh

Rani Desriani
4 minggu yang lalu
"Hotel nya nyaman, harga terjangkau, fasilitas lengkap, pelayan nya ramah dan jujur. Soalnya waktu itu sy menginap d hotel zamrud 2 malam, pada malam ke 1 sy menginap di kamar standart room, pada hari ke 2 saya pindah ke deluxe room. Ketika saya pindah ke kmar deluxe room dr kamar standart room dompet sy trtinggal di kasur tertutup seprey. Tidak lama ada bagian house keeping mengetuk kamar saya lalu memberikan dompet saya yg tertinggal. Serius ini saya lupa bukan sengaja sy tinggalkan. Disitu saya bisa menilai karyawan di hotel zamrud jujur 👍"

dan masih banyak yang menyampaikan kepuasannya terhadap layanan Hotel Zamrud Cirebon.

Nandang Setia Nugraha
5 minggu yang lalu
"Pelayanan bagus. Makan pagi makan siang sudah siap sebelum waktunya. Keramahan penyambutan nya membuat nyaman dan betah untuk menginap. Walaupun kategori bintang 2 tapi cukup memuaskan dan seperti bintang 3."

kangmasbang sugiharto
5 minggu yang lalu
"Hotel berbintang dua dengan gaya kontemporer, dibuat menyerupai Tjirebon jaman doloe. Berada si pusat kota, jadi kalau mau shoping atau clubing itu enak, deket. Kehidupan 24 jam. Untuk fasilitas lumayan lengkap, terletak di pusat kota Cirebon, Convention Hall, Ruang Pertemuan, Restoran, Room Service 24 jam, Sport Centre, Lobby Lounge, Drug Store, Ruang Karaoke Keluarga, Swimming Pool serta Cafe dengan iringan Live Music."

Trian Cahaya
5 minggu yang lalu
"Untuk hotel sekelasnya saya kasih 5 🌟, servicenya bagus. Saya pernah ketinggalan barang waktu menginap disini, setelah saya telpon Alhamdulillah barangnya masih ada dan dikirim langsung ke rumah, terima kasih untuk semua staff FO nya."

pada umumnya pelanggan merasa puas bahkan ada yang menyampaikan walaupun Hotel Zamrud Cirebon bukan hotel bintang lima namun layanan yang diberikan sangat baik.

ini tentu saja menjadi evaluasi Hotel Zamrud sebagai salah satu cara untuk terus melakukan perbaikan. setiap tanggapan yang masuk kami kelola dengan baik dan senang hati, baik berupa ucapan terima kasih, kesan maupun komplain ketidak puasan. itu semua demi terciptanya kenyamanan bagi pelanggan sehingga merasakan pelayanan kelas paripurna dari Hotel Zamrud Cirebon.




Hotel Zamrud Cirebon Berikan Diskon Kamar Hotel 10%

Hotel Zamrud Cirebon terus memberikan nilai lebih kepada pelanggan, salah satunya dengan program promo diskon langsung 10% bagi pemilik Zamrud Members Card.

Zamrud Members Card adalah salah satu fasilitas yang diberikan kepada pelanggan loyal dengan menunjukan Members Card saat Check In maka langsung akan mendapatkan potongan sebesar 10%.
Cara untuk mendapatkan Members Card ada cukup datang ke Hotel Zamrud langsung membuatnya di Front Office Hotel Zamrud dengan biaya yang sangat rendah.

Lalu seperti apa penampakan Room Hotel Zamrud ? yuk kita intip bareng-bareng ;

1. ZAMRUD SUITE ROOM



2. EXECUTIVE ROOM



3. DELUXE ROOM



4. FAMILY ROOM



INFORMASI LEBIH LANJUT

Informasi lebih lanjut hubungi marketing kami :
WA :
+62813-2407-7609
+62852-2240-0039
+62821-2990-8852
website :
http://hotel-zamrud.com
www.hotelzamrud.info

Gunakan Terus Hotel Zamrud Cirebon dan dapatkan banyak keuntungan yang anda dapatkan!

Selamat Ulang Tahun Kota Cirebon ke 649


Segenap manajemen Hotel Zamrud mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kota Cirebon yang ke 649. semoga di usianya yang ke 649 Cirebon terus memberikan makna dan warna bagi Jawa Barat Khususnya dan Indonesia pada Umumnya.

Cirebon adalah kota wali dimana sejarah Islam berada, sejarah membuktikan bahwa Cirebon adalah kota yang penuh makna.

15 Tempat Wisata Cirebon Yang Wajib Dikunjungi


Cirebon punya sejumlah daya tarik yang tidak kalah dengan destinasi liburan favorit lainnya seperti Bandung, Jogja, atau Bogor. Kota yang terkenal dengan mangga gedong gincunya ini belakangan banyak dipilih para pelancong sebagai tujuan wisata. Setiap musim libur panjang, Cirebon mendadak ramai oleh banyaknya wisatawan yang datang dari luar kota.

Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Cirebon dalam beberapa tahun belakangan tidak luput dari perkembangan ekonomi dan pembangunannya yang lumayan pesat. Sejak dibukanya Tol Cipali, jarak tempuh menuju Cirebon pun menjadi lebih cepat.
Tak hanya itu, kehadiran sejumlah penginapan di setiap sudut kota juga semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para wisatawan. Nah, bagi Anda yang berencana untuk berkunjung ke Kota Udang, ada beberapa rekomendasi tempat wisata di Cirebon yang patut dikunjungi. Ada apa saja? Simak uraian lengkapnya berikut ini.

1. Keraton Kasepuhan merupakan tempat wisata di Cirebon pertama yang wajib dikunjungi, terutama jika Anda tertarik dengan sejarah Cirebon. Keraton di Cirebon ini dibangun pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mohammad Arifin yang notabene merupakan cicit Sunan Gunung Jati.
Keraton yang semula dinamakan Keraton Pakungwati ini dibangun sebagai pusat pemerintahan Cirebon pada masa lalu. Nama tempat wisata di Cirebon ini kemudian diubah menjadi Keraton Kasepuhan setelah adanya pembagian wilayah keraton pada masa pemerintahan Pangeran Mertawijaya, yang dikenal sebagai Sultan Sepuh Mohammad Syamsudin Mertawijaya.
Lantas, apa saja sih yang bisa dilihat di Keraton Kasepuhan?
Anda dapat berkunjung ke museum keraton untuk melihat berbagai peninggalan bersejarah seperti kereta kencana, gamelan dari tahun 1426, lukisan antik Prabu Siliwangi, rebana peninggalan Sunan Kalijaga, hingga meriam mini. Anda pun dapat menjelajahi area Keraton untuk mengamati arsitekturnya yang memiliki nilai filosofi tinggi. Keraton Kasepuhan Cirebon berada di Jalan Kasepuhan Nomor 43, Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

2. Keraton Kanoman adalah destinasi wisata bersejarah di Cirebon yang tidak kalah menarik dari Keraton Kasepuhan. Meski sudah banyak mengalami pemugaran, Keraton Kanoman tetap memertahankan dekorasi dan gaya arsitektur khas Jawa dan Tiongkok yang mengandung nilai sejarah perkembangan kerajaan Islam di Indonesia. Berbagai koleksi benda bersejarah seperti lukisan, kerajinan keramik, serta kereta kencana Paksi Naga Liman yang legendaris dapat Anda temukan di tempat wisata di Cirebon ini.
Sejak didirikan pada tahun 1678, Keraton Kanoman masih memegang adat dan tradisinya hingga saat ini. Salah satu tradisi keraton yang paling terkenal adalah Ritual Panjang Jimat yang biasa digelar setiap bulan Maulid. Ritual Panjang Jimat diawali dengan pencucian benda-benda pusaka milik Keraton Kanoman selama 40 hari dan dilanjutkan dengan prosesi arak-arakan benda pusaka dan gunungan hasil bumi dari Pendopo Jinem menuju Masjid Keraton Kanoman. Prosesi yang satu ini selalu dinanti warga Cirebon dan para wisatawan. Selain memiliki nilai filosofis tinggi, ritual Panjang Jimat juga dapat menjadi ajang mengucap syukur bagi warga di sekitar Keraton Kanoman.

3. Masjid Sang Cipta Rasa. Masjid tertua di Cirebon ini berlokasi di kompleks Keraton Kasepuhan. Arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasa banyak didominasi pengaruh Kerajaan Islam pada masa lalu. Ciri khas tersebut dapat dilihat dari atap masjid yang tidak memiliki kemuncak seperti masjid-masjid lain di Pulau Jawa pada umumnya.
Sepintas, masjid yang satu ini mungkin tidak tampak begitu istimewa. Meski tampak sederhana, ada kisah menarik di balik pembangunan masjid ini. Konon, pembangunan Masjid Sang Cipta Rasa melibatkan ratusan tokoh penting dari Kerajaan Demak, Majapahit, dan Cirebon. Sunan Gunung Jati bahkan menunjuk Sunan Kalijaga untuk merancang arsitektur masjid.
Selain gaya arsitekturnya yang masih awet hingga sekarang, ada satu tradisi yang masih dipertahankan di Masjid Sang Cipta Rasa, yakni azan pitu. Azan pitu ialah ritual azan yang dilakukan oleh tujuh muazin secara bersamaan. Azan pitu biasanya dikumandangkan setiap salat Jumat di Masjid Agung Sang Cipta Rasa.

4. Makam Sunan Gunung Jati sering dijadikan destinasi wisata religi bagi wisatawan yang berasal dari Pulau Jawa. Di tempat wisata di Cirebon ini Anda akan merasakan suasana khidmat berkat lantunan ayat-ayat suci yang bergema di seantero kompleks Makam Sunan Gunung Jati. Gaya arsitektur khas Tiongkok, Jawa, dan Arab pun berpadu sempurna membentuk harmoni yang menakjubkan. Beragam dekorasi porselen khas Tiongkok banyak disematkan di sekitar dinding makam.
Daya tarik lain yang dimiliki Kompleks Makam Sunan Gunung Jati adalah adanya sembilan pintu yang disusun secara bertingkat. Namun, pengunjung hanya diperkenankan untuk masuk hingga pintu ke-lima, sebab pintu-pintu selanjutnya hanya diperuntukkan bagi keturunan Sunan Gunung Jati.
Kompleks Makam Sunan Gunung Jati berlokasi di Jalan Alun-alun Astana Gunung Jati 53, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati.

5. Goa Sunyaragi. Beberapa tahun belakangan, minat wisatawan untuk mengunjungi Taman Sari Gua Sunyaragi semakin meningkat. Berkat pemugaran area taman dan pagelaran kesenian setiap tahunnya, tempat wisata di Cirebon ini kini tidak lagi tampak seperti tempat wisata yang terabaikan.
Taman yang memiliki deretan gua ini dulunya merupakan tempat bermeditasi bagi para pemuka kerajaan atau prajurit keraton. Keaslian bangunan-bangunan batu kuno di Gua Sunyaragi bahkan masih terasa begitu murni hingga saat ini. Warga lokal juga sering menjadikan tempat wisata di Cirebon ini sebagai lokasi berburu foto.
Taman Sari Gua Sunyaragi pun sering dijadikan lokasi pagelaran musik, sendratari, hingga pembukaan Festival Keraton Nusantara yang dilaksanakan setahun sekali. Bahkan, baru-baru ini, pengelola Taman Sari Gua Sunyaragi juga meluncurkan wahana balon udara untuk menarik minat wisawatan agar semakin betah berkunjung ke sini.

6. Taman Ade Irma Suryani (TAIS) dikenal sebagai taman hiburan anak pada dekade 90-an. TAIS sempat terabaikan sebelum akhirnya disulap menjadi waterpark yang diberi nama Cirebon Waterland. Sejak dibuka pada tahun 2014, tempat wisata di Cirebon yang satu ini langsung menjadi primadona pariwisata bagi warga Cirebon dan sekitarnya. Kehadiran pondok ikonik seperti yang terdapat di Dusun Bambu Lembang serta restoran bergaya kapal laut menjadi daya tarik bagi wisatawan, khususnya para pencinta fotografi.
Selain pondok dan restoran yang ikonik, kolam renang waterboom Cirebon Waterland juga patut Anda jajal bersama si buah hati. Tempat wisata di Cirebon ini juga punya taman bermain anak yang dilengkapi berbagai wahana permainan dan spot foto menarik.
Cirebon Waterland berlokasi di Jalan Yos Sudarso 1, Lemahwungkuk, Cirebon. Objek wisata satu ini dibuka setiap hari pada pukul 07:00-21:00 dengan harga tiket masuk seharga Rp50.000 dan Rp65.000 khusus akhir pekan.

7. Bukit Gronggong, Cirebon juga punya destinasi wisata dengan pemandangan malam yang ciamik, namanya Bukit Gronggong. Bukit Gronggong merupakan lokasi nongkrong favorit anak muda Cirebon dan sekitarnya. Di kawasan Bukit Gronggong, Anda dapat menikmati indahnya pemandangan Cirebon pada malam hari dari ketinggian sambil duduk di bangku dan menikmati minuman hangat di tengah sejuknya cuaca perbukitan.

8. Telaga Remis 
Telaga Remis menawarkan segarnya pemandangan alam khas kaki Gunung Ciremai untuk Anda yang ingin melepas penat dari padatnya aktivitas sehari-hari. Terletak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Cirebon, tepatnya di daerah Kaduela, Kuningan, Telaga Remis konon merupakan tempat pertapaan Raja Siliwangi pada masa lalu.
Nama Telaga Remis yang dalam bahasa Sunda memiliki arti embun berasal dari kisah Prabu Siliwangi yang memanfaatkan embun sebagai air minumnya saat bertapa di daerah tersebut yang dulu terkenal tandus. Sang Prabu pun kemudian membuang sisa embun tersebut seraya berdoa agar kelak daerah tersebut menjadi telaga yang berguna bagi masyarakat sekitar.

9. Setu Patok. 
Warga setempat menyebut Setu Patok sebagai Danau Toba-nya Cirebon. Wajar saja, sebab Setu Patok bisa dinobatkan sebagai danau terbesar di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Danau Setu Patok sering dijadikan sebagai tempat bersantai dan berburu foto bagi warga sekitar. Tempat wisata di Cirebon ini paling ramai dikunjungi pada sore hari berkat pemandangan sunset-nya yang indah.
Pemandangan danau yang luas dan dikelilingi perbukitan bukan satu-satunya daya tarik yang dimiliki Setu Patok. Di tempat wisata di Cirebon yang satu ini, pengunjung dapat menjajal sejumlah kegiatan menarik seperti memancing, piknik, atau mengelilingi danau dari atas perahu motor. Akses menuju Setu Patok pun sangat mudah berkat lokasinya yang berada di jalur pantai utara kawasan Mundu dan hanya memakan waktu sekitar 30 menit berkendara dari pusat Kota Cirebon.


 10. sentra batik Trusmi
Kawasan Trusmi terkenal akan deretan rumah perajin batik. Kini kawasan tersebut telah disulap menjadi destinasi wisata budaya yang diberi nama Sentra Batik Trusmi. Di sepanjang Jalan Trusmi tersebut, Anda akan disajikan beragam galeri batik khas Cirebon yang terkenal akan motif mega mendung dan coraknya yang cerah tapi lembut.
Di kawasan tempat wisata di Cirebon ini, Anda tidak hanya dapat berburu oleh-oleh batik khas Cirebon. Beberapa galeri batik bahkan menawarkan kursus membatik bagi wisatawan yang tertarik mencoba menggambar motif batik khas Cirebon. Selain membatik, pengunjung juga akan diajak melukis topeng, sekaligus belajar menari topeng di kawasan wisata edukasi Sentra Batik Trusmi. Menarik, bukan?

11. Wana wisata Ciwaringin
Cirebon mungkin tidak punya banyak tempat wisata alam seperti kawasan Kuningan atau Majalengka, sehingga kehadiran Wanawisata Ciwaringin mungkin dapat menjadi oasis bagi warga perkotaan Cirebon yang merindukan pemandangan hijau. Terletak di perbatasan Kabupaten Cirebon dan Majalengka, Wanawisata Ciwaringin menawarkan pemandangan hutan yang hijau sekaligus danau yang biasa dijadikan sebagai tempat memancing.
Pemandangan gunung kapur yang gagah pun turut menambah daya tarik tempat wisata di Cirebon yang satu ini. Tak hanya itu, di kawasan Wanawisata Ciwaringin pun terdapat arena motorcross yang diperuntukkan bagi para pencinta tantangan. Tersedia pula sejumlah fasilitas pendukung seperti kamar mandi, lahan parkir, ruang ibadah, dan penginapan untuk memastikan kegiatan wisata pengunjung tetap nyaman.

12. Hutan Plangon
Hutan Plangon bisa jadi tempat wisata unik sekaligus keramat bagi warga Cirebon dan sekitarnya. Konon, hutan ini merupakan tempat menyepi dua pangeran keraton Cirebon. Banyak juga yang mengatakan bahwa dua pangeran tersebut disemayamkan di Hutan Plangon. Tidak heran jika banyak pula pengunjung yang datang ke Hutan Plangon untuk berziarah ke makam dua sesepuh Cirebon tersebut.
Kawasan hutan yang terletak sekitar 3 kilometer dari pusat kota ini didiami ratusan ekor kera dan aneka ragam flora. Pengunjung yang datang ke tempat wisata di Cirebon ini dapat bercengkerama dengan kera-kera setempat atau sekadar memberi makanan. Namun, ingat, kebanyakan kera di Hutan Plangon agresif dan kurang ramah terhadap para pendatang. Jadi, usahakan untuk tetap berhati-hati dan tidak mengganggu habitat kera di sana, ya. Hutan Monyet Plangon berlokasi di Jalan Bumi Babakan Indah, Cirebon, dan dapat ditempuh dari pusat kota dalam waktu kurang lebih 45 menit.

13. Desa Cikalahang
Warga Cirebon dan sekitarnya sering kali menjadikan tempat ini sebagai lokasi liburan bersama keluarga besar. Desa Wisata Cikalahang terkenal sebagai tempat ikan bakar yang punya pemandangan alam khas pegunungan. Pengunjung bahkan dapat menangkap ikan sendiri untuk diolah menjadi santapan lezat.
Namun, jangan salah, meski terkenal sebagai lokasi memancing dan wisata kuliner, Desa Wisata Cikalahang tetap menawarkan sejumlah daya tarik wisata untuk setiap pengunjung. Kehadiran perahu wisata, pondokan, serta kolam renang dapat Anda jajal untuk menyemarakkan liburan bersama keluarga Anda.

14. Pantai Kejawanan
Pantai Kejawanan bisa menjadi tempat wisata di Cirebon alternatif bagi Anda yang merindukan suasana semilir pantai dan deburan air laut. Meski kondisinya relatif kurang terawat jika dibandingkan dengan pantai lain seperti yang ada di Bali, banyak warga yang menghabiskan sore di Pantai Kejawanan untuk sekadar bersantai di pinggir laut sambil menikmati kopi dan camilan.
Anda pun dapat menaiki perahu motor untuk mengelilingi area Pantai Kejawanan hanya dengan membayar ongkos sewa sebesar Rp15.000-Rp20.000 saja. Pantai Kejawanan juga punya beberapa spot menarik yang dapat dijadikan sebagai objek foto Anda.

15. Alun-alun Kejaksan
Kawasan Alun-alun Kejaksan merupakan tempat nongkrong favorit warga Kota Cirebon. Saat malam, kedai makanan dan minuman banyak buka berderet di sepanjang tempat wisata di Cirebon ini. Hiasan kelap-kelip lampu pun turut menambah semarak suasana malam di alun-alun.
Kawasan alun-alun juga sering dijadikan lokasi jogging berkat lahannya yang luas. Setiap hari Minggu, Alun-alun Kejaksan dan sepanjang Jalan Siliwangi dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan Minggu paginya di acara car free day.
Tepat di sebelah alun-alun terdapat Masjid Raya At-Taqwa yang merupakan masjid terbesar di Kota Cirebon. Masjid satu ini pun kerap disambangi wisatawan untuk beribadah atau bahkan melihat pemandangan Cirebon dari atas menaranya.

sumber : http://anekatempatwisata.com/tempat-wisata-di-cirebon/








Keraton Kanoman Cirebon Jawa Barat

Kraton Kanoman terletak di Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Kanoman Utara, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Kraton Kanoman hanya berjarak sekitar 600 m sebelah utara dari Kraton Kasepuhan.

Sejarah Keraton Kanoman Cirebon

Pada masa Pemerintahan Pangeran Karim, Sultan ke VI Kraton Pakungwati, yang bergelar Panembahan Ratu II, Mataran yang sudah pro VOC mencurigai Cirebon telah merintis kekuasaan dengan Banten untuk memberontak. Karena itu, Panembahan Girilaya diundang oleh mertuanya, Sultan Amangkurat.
Undangan yang semula dikira sebagai rasa rindu orang tua terhadap anak menantu, ternyata sebagai hukuman atas kecurigaan Mataram kepada Cirebon. Sunan Amangkurat I menahan Panembahan Girilaya untuk tidak kembali ke Cirebon selama-lamanya sampai akhir hayatnya dikubur di Bukit Wonogiri pada 1667 M. Lokasi pembaringan terakhir Panembahan Ratu II ini menyebabkan Panembahan ini juga dikenal sebagai Panembahan Girilaya. Dengan rasa menyesal dan penuh kesedihan, kedua putranya kembali ke Cirebon untuk meneruskan tampuk kepemimpinan.
Setelah sampai di Cirebon, ketiga orang putra itu masing-masing merasa berhak menggantikan ayahnya. Maka atas kebijakan Sultan Banten, An Nasr Abdul Kohar yang sudah dianggap seketurunan, dipecahlah Kesultanan Pakungwati menjadi tiga bagian. Masing-masing putra Pangeran Karim mendapatkan bagian kraton. Kraton Kasepuhan dipegang oleh Pangeran Martawijaya, Kanoman oleh Pangeran Kertawijaya, dan Kacirebonan dipegang oleh Pangeran Wangsakerta. Pembagian wewenang dan kekuasaan tersebut terjadi pada 1667 M.
Kraton Kanoman adalah hasil pemekaran Kraton Pakungwati setelah Pangeran Karim atau Panembahan Ratu II atau Panembahan Girilaya wafat pada 1667 M. Atas kesepakatan dan kemufakatan melalui kebijaksanaan Sultan Banten, An Nasr Abdul Kohar atau dikenal dengan Sultan Haji, maka Kraton Kasepuhan diperuntukkan bagi Pangeran Syamsudin Martawijaya sebagai Sultan Sepuh I, dan Kraton Kanoman dengan Pangeran Mohammad Badridin Kertawijaya sebagai Sultan Anom I. Pelantikan keduanya terjadi pada tahun 1678 M.

Bangunan Keraton Kanoman Cirebon

Bangunan Keraton Kanoman persisnya menghadap ke utara. Di luar bangunan Keraton terdapat sebuah bangunan bergaya Bali yang disebut dengan Balai Maguntur yang terbuat dari batu merah. Bangunan ini berfungsi sebagai tempat kedudukan saat Sultan berpidato atau menghadiri upacara, seperti apel prajurit atau menyaksikan penabuhan gamelan Sekaten.
Di keraton ini masih terdapat peninggalan Sunan Gunung Jati, seperti dua buah kereta bernama Paksi Naga Liman dan Jempana yang masih terawat baik dan tersimpan di museum. Tidak jauh dari kereta, terdapat bangsal Jinem atau pendopo untuk menerima tamu, juga tempat penobatan Sultan dan pemberian restu sebuah acara seperti Maulid Nabi. Di bagian tengah keraton, terdapat kompleks bangunan bernama Siti Hinggil. Di depan keraton juga terdapat alun-alun yang berfungsi sebagai tempat berkumpulnya warga sekitar, atau tamu yang hendak menghadap Sultan Anom.

Jika anda ingin berkunjung ke Keraton Kanoman dan menginap di Hotel Zamrud Cirebon jaraknya sangat dekat, hanya sekira 2 menit saja menuju kesana. tentunya melalui beberapa lokasi bersejarah lainnya. 

sumber ; https://situsbudaya.id/sejarah-keraton-kanoman-cirebon-jawa-barat/

Paraland Majalengka Yang Eksotis



Paralayang Majalengka – Wisata atau berlibur merupakan salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan. Selain kita dapat merefresh pikiran, kita juga tentunya dapat bersenang-senang bersama dengan keluarga atau sahabat-sahabat anda. Di Jawa Barat ada salah satu tempat yang cukup terkenal dengan wisata ekstrimnya, yakni Paralayang Majalengka. Wisata Paralayang Majalengka adalah salah satu tempat rekreasi yang cukup populer dan sayang untuk dilewatkan. Selain kita dapat melakukan olahraga paralayang, kita juga nantinya akan disuguhi dengan pemandangan yang sangat indah dan menawan. Majalengka memang sudah dikenal memiliki panorama alam dan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. 

Dengan menaiki paralayang kita tentunya dapat melihat pemandangan alam yang indah seperti pepohonan, hamparan sawah yang kotak dan tentunya menjadikan sebuah pemandangan alam yang sangat indah dan menawan, terlebih jika kita melihat ke bagian timur, kita akan disuguhi oleh pemandangan gagahnya Gunung Ciremai. Selain itu, suasana alam yang alami dan sejuk juga dapat kita gunakan untuk beristirahat menenangkan pikiran dan mungkin anda dapat mengabadikan momen indah bersama dengan keluarga dan sahabat anda, apalagi dengan background pemandangan alam dari atas lokasi yang menjadikan foto tersebut menjadi sangat keren. Di wisata paralayang Majalengka, kalian tidak hanya disuguhi permainan paralayang, kalian juga tentunya dapat mencoba wahana permainan lain seperti Gantole yang lebih memacu adrenalin. Kemudian juga ada flying fox, ATV, Outbound, Painball dan lain-lain. Fasilitas yang tersedia juga sangat memadai, seperti adanya resto, cafe, tempat untuk menikmati sunrise, sunset dan tempat bersantai untuk menikmati keindahan alam Majalengkatentunya. Dengan ini, tidak heran jika tempat wisata paralayang Majalengka ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar kota.

Paralayang Majalengka ini berlokasi di Gunung Panten, yakni sebuah perbukitan kecil di Desa Sidamukti, Kecamatan Munjul, Majalengka, Jawa Barat. Nah untuk rutenya pun sangat mudah, dari pusat kota, anda ambil patokan rute ke arah Bundaran Muncul Indah atau lebih tepatnya di Jalan KH. Abdul Halim. Dari sini anda dapat langsung menuju arah selatan Bundaran dan menuju ke arah Desa Sidamukti kurang lebih memerlukan waktu tempuh selama 20 menit.(sumber Alampriangan.com) Bagi Wisatawan yang menginap di hotel zamrud dan ingin melihat keindahan gunung ciremai kami merekomendasikan wisata ini.